Kamis, 28 April 2016

Kembalilah, sayang.

Aku fikir, aku sudah berhasil melupakanmu. Tapi nyatanya aku tidak mampu, tidak bisa aku melupakan semua yang sudah pernah kita lakukan bersama. Kamu sangat berarti dalam hidupku, tanpamu aku benar-benar hancur, aku benar-benar tak bernyawa. Mungkin benar, cinta pertama sangatlah berarti dan sulit dilupakan. Ya, itu yang sedang kurasakan sekarang. Semenjak kepergianmu, tak ada lagi yang tersisa dihidupku, ingin rasanya ku pergi saja ke dunia lain yang mungkin disana aku dapat melupakanmu.
Senyum ceria yang dulu ada sekarang sudah entah pergi kemana. Kamu pergi membawa semua yang ada pada diriku, kau pergi membawa semua kebahagianku, kini tak ada lagi kebahagiaan yang tersisa dihidupku. Aku terlalu mencintaimu. Cinta, ya benar aku terlalu mencintaimu hingga aku lupa akan kebahagiaanku sendiri tanpamu.
Cinta yang kuberikan terlalu besar dan dalam kepadamu, tapi tenang saja sayang aku tak akan menyesali itu. Kamu satu-satunya orang yang (pernah) membuatku tersenyum bahagia hanya karena tingkahmu yang konyol itu, kamu satu-satunya orang yang berhasil mengambil seluruh hati keluargaku untuk menerimamu menjadi bagian dari mereka. Tahukah kamu semenjak kau pergi, mereka khawatir akan keberadaanmu? Mereka selalu menanyakan kabarmu kepadaku tapi apadaya aku tak bisa menjawab pertanyaan mereka, aku hanya bisa diam sambil merenung kenapa kamu menjadi seperti ini?
Kemana perginya kamu yang dulu? Kamu yang selalu membuatku bahagia, kamu yang selalu khawatir apabila aku sakit atau tak ada kabar, kamu yang tak ingin melihat air mataku menetes. Kemana kamu yang dulu? Sekarang kamu berubah, ya kamu berubah semenjak kehadiran wanita itu. Siapa dia sebenarnya? Apa cintamu kepadaku kalah hanya karena kehadirannya? Sayang, ingat semua kenangan indah yang pernah kita buat bersama, apa kamu rela menghapuskannya begitu saja? Sayang, tengok aku! Disini ada seorang wanita yang sangat mencintai dan menyayangi kamu melebihi apapun. Kembalilah sayang. Disini aku akan selalu menunggumu, menunggu kamu pulang.
Mungkin saat kamu membaca ini, kamu akan berfikiran bahwa aku ini hanyalah seorang wanita yang terlalu lebay dalam patah hati, tapi ingatlah sayang semua ini terjadi karena kau yang memulainya dan aku hanya mengikuti alur cerita yang telah dibuat. Satu hal yang harus kamu tau, aku tidak akan pergi, aku akan setia menunggumu pulang karena; aku adalah rumahmu.

Kembalilah sayang kepadaku
Aku akan tetap menunggumu sampai kapanpun.

your love,

me

Tidak ada komentar:

Posting Komentar